baru saja aku sedikit mengintip catatan kecil sahabat lamaku yang alhamdulillah masih bersahabat sampai sekarang. itu, membuatku minder atau bagaimana, tapi sepertinya bukan itu. perasaan ingin melakukan hal yang mirip-mirip tapi nyatanya gaya kami berbeda, dan juga sama.
tulisan-tulisanku ini selalu tersirat. aku yakin pasti tidak banyak orang yang dapat memahaminya. bisa jadi, hanya Tuhan dan hati terdalamku yang faham. hehehe
kenapa dulu aku lancar sekali ya menulis(di atas kertas) namun tidak ku posting di sosial media karena aku benar-benar menikmati waktu itu. aku menyimpan mereka(tulisan-tulisanku) yang menurutku indah terlepas dari kondisi apa yang terjadi padaku saat aku menulisnya atau sebelum aku menulisnya.
Aku tidak bohong, menulis merupakan(entahlah) salah satu kesenangan kecil dan bisa jadi kebahagiaan yang bisa aku ciptakan sendiri. Aku menuang fikiranku yang kusut, terkadang mereka hilang dan berganti dengan benang yang lebih rapi. Seperti menata fikiran tanpa terlalu memikirkannya.
waktu kini aku (sebenarnya) masih suka banget menulis. saat aku mulai mengetik aku malah bingung apa yang harus aku tulis,padahal aku suka banget menulis.
Oke.
berarti aku sudah menemukan masalahku. Aku masih suka menulis, tapi aku tidak tau harus menulis apa.
bolehkah aku menceritakan hari-hari bagaimana anak-anakku tumbuh? tapi sosial media juga menakutkan. banyak banget masalah yang tercipta karena orang aneh, jahat, nggak waras, dan blur lainnya juga ikut memakai sosial media. Aku sesekali mengekspos anak-anakku tapi takut pada penjahat mesum pedofil, orang-orang iri(meski aku gatau mengapa iri bisa terjadi seandainya ada yang iri padaku) yang menyebabkan penyakit ain, dan hal-hal lain yang mungkin tidak sampai terfikirkan oleh kepalaku yang pusing ini setiap malam sampai insomnia. hahaha
apa orang lain juga merasakan perasaanku.hahaha
ada kisah-kisah kecil dimana aku merasa hidup biasa aja, biasa banget, tapi seseorang iri padaku. yang aku fikir. wow aneh banget wkwwkkwk...
dan aku mulai membatasi diriku, bersikap tidak peduli
sampai disini dulu hari ini.
aku akan melihat diriku, besok, apa akan kembali lagi ke sini atau tidak.
thanks
Comments