Skip to main content

Posts

Kumpulan cerita unik.

 1. Kutu dan kulit Suatu hari, seorang bocah bernama Iora bermain bersama teman kampung sebelah. Nama temannya adalah Flami Mereka main masak-masakan di depan rumah Iora. Mereka memasak krupuk, bakso, mie, sosis, taburan kacang, bawang goreng, saos tomat, saus tiram, sedikit kecap, cabai, dan disiram air juga minyak wijen.  Iori dan Flami main berdua karena mereka bersekolah di SD yang sama dan juga satu kelas. Kelas mereka sedang libur karena kelas 6 sedang ujian.  Ada yang aneh dengan Flami siang itu, ia garuk-garuk kepala terus menerus sambil mengaduk masakan mereka berdua di atas wajan.  Iori tidak sadar saat itu ada seonggok makhluk kecil yang sedang bersiap-siap untuk lompat dari atas kepala temannya menuju kepalanya. Iori dengan santai duduk di sebelah Iori dan memasukkan bumbu masakan yang telah mereka siapkan.  Flami yang sudah tidak tahan dengan gatal di kepala berteriak sebal dan bilang pada Iori mau pulang dan mandi. Iori yang baik hati membungkus ha...
Recent posts

asal masukin hahaha

                                                                                                               Nama : ........................................... No        : ........................................... Kelas    : ...........................................     ULANGAN   HARIAN TEMA 1 Pertumbuhan dan Perkembangan Makhluk Hidup Subtema 3 Pertumbuhan Hewan     ...

2 Desember 2025 00.23

Assalamu'alaikum.  Dini hari dengan otak panas Kepalaku yg sedang overthinking ini tiba² ingat kalau sebenarnya aku punya janji untuk menulis setiap hari... Tp nyatanya bolong² 😭 Meminta maaf pun tak tau harus pada siapa...  Apakah bisa meminta maaf pada diri sendiri jika hal seperti ini terjadi?  Bbrapa hari sibuk dengan berita bencana *Nasional* banjir bandang tanah lonsor gak karuan di SUMUT SUMBAR ACEH.   Astaghfirullah....  Dan tak lupa kelakuan para (pura²) pemimpin Negeri ini yg totalitas banget(pura²nya) menjalankan amanah Negeri.  Hasbunallahu Wanikmal wakil...  Nikmal maula wa nikman Nashir...  Ya Allah... Jadikanlah Negeri ini, Negeri yg aman sentosa... 

Rutinitas Hari Senin

 Tak ada ayam berkokok, bahkan ketika Subuh tlah berlalu.  Seperti hari lainnya otakku aktif ketika alarm HP berteriak fals menggema di rumah kami yg santai.  Tubuhku bergerak otomatis. Irama langkah kaki dan gerak tanganku sudah terbiasa berdendang dengan peralatan makan yg kotor di pagi hari. Mereka harus segera ku mandikan, lalu menjadi tempat bersemayam beras2ku supaya nanti bisa menjadi santapan para bocil sebelum berangkat sekolah.  Usai melakukan hal yg ku rasa wajib, langsung aja ku laksanakan kewajiba manusia yg sesungguhnya... Yaitu mengabdi pada Sang Pencinta, Yang Menciptakan kami dengan Kuasa dan cinta-Nya itu... Aka sholat.  Bukan sembahyang.  Gedubrak gedubruk sampai para manusia kecil diantar bapaknya ke sekolah masing-masing.  Ternyata tugas selalu ada buat kaum emak ya... Haha Setelah urus bocah, ya urus bocah yg paling besar di rumah 🤣 Bla bla bla Kaku amat ya jariku cerita. Kalau aku yg jadi pembaca pun mungkin aku ogah baca ni cer...

me today, 22nov25 M

 baru saja aku sedikit mengintip catatan kecil sahabat lamaku yang alhamdulillah masih bersahabat sampai sekarang. itu, membuatku minder atau bagaimana, tapi sepertinya bukan itu. perasaan ingin melakukan hal yang mirip-mirip tapi nyatanya gaya kami berbeda, dan juga sama. tulisan-tulisanku ini selalu tersirat. aku yakin pasti tidak banyak orang yang dapat memahaminya. bisa jadi, hanya Tuhan dan hati terdalamku yang faham. hehehe kenapa dulu aku lancar sekali ya menulis(di atas kertas) namun tidak ku posting di sosial media karena aku benar-benar menikmati waktu itu. aku menyimpan mereka(tulisan-tulisanku) yang menurutku indah terlepas dari kondisi apa yang terjadi padaku saat aku menulisnya atau sebelum aku menulisnya. Aku tidak bohong, menulis merupakan(entahlah) salah satu kesenangan kecil dan bisa jadi kebahagiaan yang bisa aku ciptakan sendiri. Aku menuang fikiranku yang kusut, terkadang mereka hilang dan berganti dengan benang yang lebih rapi. Seperti menata fikiran tanpa ter...

m cmbck

Assalamualaikum setelah sekian purnama aku tidak melakukan ini. menulis fikiran ku disini. selama ini aku sibuk dengan hal-hal duniawi seperti mengurus keluarga yang keknya bukan pasion guwee bangett :v aku cek dulu sang pelawan arus masih ada kagak ya? aku ketik di gugel kok yang keluar karya orang lain yg judulnya pelawan arus.wkwkwk aku menjalani hidup sebagai orang normal, bukan seperti seseorang yang melawan arus.wkwkwk tp setidaknya aku melakukannya dengan gayaku sendiri gak ngikut2 dah cukup lah ya sebagai senior  melawan arus...hahahaha cita2ku menjadi menteri pendidikan karena asalnya aku suka dalam hal mendidik anak2 kicik. sekarang aku jalani hidup sebagai guru di 2 buah lembaga pendidikan kayaknya belum cukup tapi aku mencukup-cukupkan hatiku dengan takdir ini.wkwkwkk sama seperti warga negara lain terkadang aku berbincang dengan temanku persoalan negeri ini, tidak seserius Bang Tere Liye memang, tapi setidaknya aku tau kami masih waras dalam percakapan itu.hahaha takut...

imagination

rasa lapar dan patah hati biasanya akan mengubah hidup seseorang. tekanan keadaan dapat menjadi senjata ampuh untuk membangkitkan asa meraih segenggam nasi atau berlian dan mencari kebahagiaan yang sempat diimpikan namun salah tujuan. namun .... bagaimana bila seseorang telah terjebak di zona nyaman, entah karena sifat malas atau sifat yang terlalu nerimo dalam menanggapi hidupnya 😂... ini hanya sekelebat pikiran yang tiba-tiba saja muncul di fikiranku... aku yang sekarang masih mempunyai sisi yang sama dengan yang dulu..itu adalah aku tiba-tiba saja mempunyai kata-kata bagus di dalam kepalaku atau terfikirkan hal-hal di luar kehidupan yang sedang ku jalani... nampaknya banyak yang melihat kebahagiaanku dalam hidup, tentu harus begitu... karena hal-hal yang sedih tak bisa sembarangan begitu saja kita bagi kepada sembarang orang... KECUALI  kita gak ada banget dan gak punya banget tempat untuk berbagi(kecuali Tuhan), namun manusia cenderung merasa lega setelah mencerita...