Skip to main content

S E N J A

Ini adalah cerita seseorang dengan cerita senjanya. Bagaimana senjanya dilalui dari masa dulu hingga kini.

Senja,
Selalu seperti senja.
Lihat saja bocah-bocah itu.
Ceria, tertawa.
Polos,
Noda kotor adalah penghias pakaiannya,
Bukan pikiran,
Atau hatinya

Senja,
Terasa seperti senja.
Kanan kiri antara kami.
Celoteh cerita sebagainya.
Masih hangat,
Masih dengan suasana tetangga.
Ramai memenuhi balai-balai rumah kami,
Dengan macam kata,

Senja,
Masih saja senja.
Seperti inilah seharusnya.
Meski,
Setiap senja yang ku lalui,
Membuatku menyadari,
Beberapa tahun silam,
Permainan senja milikku pula,
Bukan kini,
Aku adalah penonton senja,
Yang setia padanya.
Senja,
Masih saja senja.
Bahkan bila suatu hari
Aku tiada disini
Karena...

Senja akan selalu senja.

Popular posts from this blog

imagination

rasa lapar dan patah hati biasanya akan mengubah hidup seseorang. tekanan keadaan dapat menjadi senjata ampuh untuk membangkitkan asa meraih segenggam nasi atau berlian dan mencari kebahagiaan yang sempat diimpikan namun salah tujuan. namun .... bagaimana bila seseorang telah terjebak di zona nyaman, entah karena sifat malas atau sifat yang terlalu nerimo dalam menanggapi hidupnya 😂... ini hanya sekelebat pikiran yang tiba-tiba saja muncul di fikiranku... aku yang sekarang masih mempunyai sisi yang sama dengan yang dulu..itu adalah aku tiba-tiba saja mempunyai kata-kata bagus di dalam kepalaku atau terfikirkan hal-hal di luar kehidupan yang sedang ku jalani... nampaknya banyak yang melihat kebahagiaanku dalam hidup, tentu harus begitu... karena hal-hal yang sedih tak bisa sembarangan begitu saja kita bagi kepada sembarang orang... KECUALI  kita gak ada banget dan gak punya banget tempat untuk berbagi(kecuali Tuhan), namun manusia cenderung merasa lega setelah mencerita...