Skip to main content

A D I K

00: 36 AM

setengah jam yang lalu aku selesai berbincang dengan masbibku, dia melarangku online dan menginginkanku beristirahat karena hari hampir pagi. pada mulanya aku menurut, namun beberapa menit kemudian aku mencoba memejamkan mataku dan beristirahat... namun, oh my god aku tiba-tiba saja rindu sekali dengan adik kecilku yang sekarang menurut ibuku sudah besar(badannya).
maafkan Evia masbib, rasa rindu pada adikku tiba-tiba mencuat dan aku terharu mengingatnya...

gadis kecilku itu jauh sekali dariku sekarang, raganya tentu. namun aku yakin hatinya mengingatku. sejak kecil ia adalah sosok yang membantah semua perkataan orangtuanya bahkan kakek neneknya. namun tidak padaku, aku satu-satunya orangtuanya yang dia mau dengar permintaan dan nasihatnya. ikatan batin kami kuat sekali, bahkan hingga kini.

keluarga kami pernah terpisah menjadi beberapa bagian karena ibuku bekerja di LN, entah mengapa setelah aku tau sekarang aku menyesal sekali dulu mengijinkan beliau pergi kesana hanya untuk bekerja. L . kala itu aku masih SD dan adikku baru berumur 2tahun . begitu ibuku tidak di rumah adikku ditanggungjawabkan kepada salahseorang tanteku yang belum dikaruniai seorang anak saat itu.

suatu hari aku sakit panas demam, yang aku rasakan hanya dunia yang berputar begitu cepat dan jika aku membuka mata dunia diatas menimpa diriku yang masih kecil saat itu. aku tidak tau apa yang terjadi adaku namun aku hanya merasa sakit pada sekujur tubuhku dan kata ayahku aku hanya meminta pergi ke rumah tanteku dimana adikku berada disana. ayahku membawaku kesana. rupanya, hal yang sama terjadi pada adikku dan diapun sedang sakit demam. menurut instingku sekarang, kami rupanya saling merindukan karena dipisah lebih dari beberapa hari.

suatu hari saat aku menjenguknya dan ayahku menjemputku untuk pulang maka aku berkata padanya,"dik,nanti kamu nangis ya saat aku pulang."adikku hanya mengangguk-angguk dan melaksanakan perkataanku sehingga kepulanganku dari tempat tinggalnya ditunda karena kami masih saling merindukan.hahahaha  J

Aku suka menyiksamu saat di dekatku dek
Daripada jauh darimu seperti ini....hehehe

Kita pernah
Berlarian tanpa takut jatuh
Bermain air tanpa takut sakit
Dan mengelilingi kebun tanpa malas kotor
 
sd kelas berapa lupa aku dan adikku suka menghabiskan waktu bermain di rumah belakang. ada ladang dan banyak hal bisa kami lakukan disana.
Kita pernah
Menyusuri sungai besar
Dan hampir tenggelam

Kitapun pernah
Bermain menangkap capung
Menyimpannya di dalam wadah
Kemudian melepasnya satu persatu

Kita pernah
Menangkap ikan di sungai besar
Dan menikmatinya
Sampai senja tiba
 
suatu sore kami jalan-jalan ke ladang singkong hanya untuk foto-foto berdua hehehe


Kita pula pernah
Berebut ibu
Namun akhirnya tertawa lagi bersama

Sekarang,
Aku bahkan tak tau
Apa yang kamu lakukan
Saat senja tiba
adikku terakhir aku take her photos pas jenguk d  pondok
cantinyaa..udah dewasa banget sekarang haha


Apa kamu bisa menahan diri
Bermain air hujan
Karena gampang sakit

Deek,
Waktu-waktu itu memang merindukan
Namun waktu-waktu itu memang harus jadi kenangan

Dulu kita berpikir
Bagaimana kita tertawa
Dan bahagia
Sekarang kita berpikir
Bagaimana kita tertawa bersama
Dan bahagia bersama
foto bersama di asramanya


Dulu memang bahagia
Bersama
Tanpa beban


Sekarang kita bermain
Siapa yang lebih jago
Membahagiakan orang di sekitarnya
Membanggakan ibu ayah kita
Dan tetap bahagia memiliki saudara

Gadis kecilku mulai dewasa dan aku selalu menyayanginya
Selalu sama J
02:05 AM

Popular posts from this blog

imagination

rasa lapar dan patah hati biasanya akan mengubah hidup seseorang. tekanan keadaan dapat menjadi senjata ampuh untuk membangkitkan asa meraih segenggam nasi atau berlian dan mencari kebahagiaan yang sempat diimpikan namun salah tujuan. namun .... bagaimana bila seseorang telah terjebak di zona nyaman, entah karena sifat malas atau sifat yang terlalu nerimo dalam menanggapi hidupnya 😂... ini hanya sekelebat pikiran yang tiba-tiba saja muncul di fikiranku... aku yang sekarang masih mempunyai sisi yang sama dengan yang dulu..itu adalah aku tiba-tiba saja mempunyai kata-kata bagus di dalam kepalaku atau terfikirkan hal-hal di luar kehidupan yang sedang ku jalani... nampaknya banyak yang melihat kebahagiaanku dalam hidup, tentu harus begitu... karena hal-hal yang sedih tak bisa sembarangan begitu saja kita bagi kepada sembarang orang... KECUALI  kita gak ada banget dan gak punya banget tempat untuk berbagi(kecuali Tuhan), namun manusia cenderung merasa lega setelah mencerita...